Close Menu
ranakita.idranakita.id
  • Beranda
  • Berita
  • Olahraga
  • Gaya
  • Opini
  • Budaya
  • Indeks
What's Hot

Tragedi Bunuh Diri Anak di NTT, Guru Besar UNAIR Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Sejak Dini

7 Februari 2026

5 Tips Mendasar Jaga Kesehatan Tubuh agar Terhindar dari Penyakit

7 Februari 2026

Real Madrid Kembali Bidik Ibrahima Konaté untuk Perkuat Lini Belakang Musim Panas Ini

7 Februari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube LinkedIn
ranakita.idranakita.id
  • Beranda
  • Berita
  • Olahraga
  • Gaya
  • Opini
  • Budaya
  • Indeks
Instagram YouTube TikTok
ranakita.idranakita.id
Home»Berita»Surabaya Luncurkan Gerakan ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’, Gandeng Kampus Swasta Tutup Biaya Kuliah

Surabaya Luncurkan Gerakan ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’, Gandeng Kampus Swasta Tutup Biaya Kuliah

Gabriel W. Titiyoga25 Januari 2026
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Surabaya (ranakita.id) – Pemerintah Kota Surabaya menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta (ABP-PTSI) Jawa Timur. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengakselerasi program unggulan Wali Kota Eri Cahyadi, yaitu ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’, melalui pemberian bantuan pembiayaan pendidikan.

Pertemuan antara Wali Kota Eri Cahyadi dengan Ketua ABP-PTSI Jatim, Dr. Budi Endarto, beserta jajaran dan perwakilan kampus swasta, digelar di rumah dinas wali kota, Sabtu (24/1/2026). Audiensi tersebut membahas sejumlah rencana kerja sama, dengan fokus utama pada penuntasan biaya kuliah bagi mahasiswa kurang mampu.

Dalam paparannya, Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri itu menekankan bahwa kemajuan kota, termasuk dalam menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan ketimpangan (gini ratio), adalah hasil gotong royong seluruh pemangku kepentingan. Ia menyebut peran Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sangat krusial untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kesejahteraan Surabaya.

“Kalau semua kampus turun ke masing-masing RW dan bersinergi, insya Allah selesai masalah-masalah di Surabaya,” ujar Eri Cahyadi, menegaskan pentingnya kolaborasi konkret.

Skema Bantuan UKT Penuh untuk Desil 1-5

Rencana aksi utama dari kolaborasi ini adalah pemberian bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) secara penuh. Pemkot Surabaya akan melakukan sinkronisasi data dengan kampus-kampus swasta untuk memetakan mahasiswa yang berasal dari keluarga masuk kategori Desil 1-5 atau 40% penduduk dengan penghasilan terendah.

Bantuan tidak hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru, tetapi juga bagi mereka yang sedang menjalani studi dan terkendala biaya. Dengan menutup kewajiban UKT, diharapkan beban finansial keluarga miskin dapat berkurang secara signifikan.

“Cara ini akan menggerakkan program satu keluarga miskin satu sarjana di Surabaya, dan memberi harapan baru,” jelas Cak Eri.

Revolusi Penyaluran Bantuan Pendidikan

Ketua ABP-PTSI Jatim, Dr. Budi Endarto, menyambut baik inisiatif Pemkot Surabaya ini. Ia menilai pemetaan yang dilakukan merupakan terobosan berani yang dapat merevolusi penyaluran bantuan pendidikan.

Selama ini, banyak mahasiswa PTS yang sebenarnya berasal dari keluarga tidak mampu, namun seringkali tidak terjangkau oleh program bantuan yang ada. Kolaborasi ini diharapkan dapat membuat bantuan menjadi lebih tepat sasaran.

“Ini mungkin akan menjadi suatu gerakan yang revolusioner. Ternyata (keluarga miskin) melimpah di PTS,” kata Budi Endarto.

Ia berharap kontribusi PTS dalam mengawal peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Surabaya semakin diakui. Sinergi ini diyakini dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan merata.

Sinergi Lebih Luas: KKN dan Kelanjutan Studi

Selain program beasiswa, rencana kerja sama juga mencakup kolaborasi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mahasiswa diharapkan dapat turun langsung ke masyarakat, khususnya di tingkat Rukun Warga (RW), untuk ikut menyelesaikan permasalahan sosial kota sesuai dengan bidang keilmuannya.

Pembahasan juga menyentuh aspek keberlanjutan setelah lulus. Komitmen bersama diperlukan untuk memastikan lulusan sarjana dari keluarga miskin ini dapat terserap di dunia kerja atau menciptakan lapangan usaha, sehingga gelar yang diperoleh benar-benar mengubah taraf hidup keluarga.

Kolaborasi Pemkot Surabaya dengan ABP-PTSI Jatim ini menandai pendekatan baru dalam pembangunan pendidikan berbasis gotong royong, dengan target yang terukur: memastikan setiap keluarga kurang mampu di Surabaya minimal memiliki satu anak yang menyandang gelar sarjana. ***

Surabaya
Next Article Anak Tampak Sehat tapi Sering Sakit? Awas Hidden Hunger, Ancaman Gizi yang Tak Kasat Mata

Berita Lainnya

Tragedi Bunuh Diri Anak di NTT, Guru Besar UNAIR Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Sejak Dini

7 Februari 2026

Klinik Asha IVF Jaladri RSPAL Surabaya Luncurkan Program Bayi Tabung Terjangkau

7 Februari 2026

BULOG Gelar Panen Raya di Maros, Percepat Serapan Gabah Demi Target 4 Juta Ton Beras 2026

7 Februari 2026
Don't Miss
Berita

Tragedi Bunuh Diri Anak di NTT, Guru Besar UNAIR Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Sejak Dini

Gabriel W. Titiyoga7 Februari 20260

Kasus bunuh diri anak di NTT menjadi alarm serius. Guru Besar Sosiologi UNAIR menyoroti pentingnya perhatian dan dukungan kesehatan mental anak.

5 Tips Mendasar Jaga Kesehatan Tubuh agar Terhindar dari Penyakit

7 Februari 2026

Real Madrid Kembali Bidik Ibrahima Konaté untuk Perkuat Lini Belakang Musim Panas Ini

7 Februari 2026

Wuthering Heights (2026) Versi Emerald Fennell Bakal Tayang 11 Februari, Margot Robbie dan Jacob Elordi Jadi Sorotan

7 Februari 2026

Klinik Asha IVF Jaladri RSPAL Surabaya Luncurkan Program Bayi Tabung Terjangkau

7 Februari 2026

BULOG Gelar Panen Raya di Maros, Percepat Serapan Gabah Demi Target 4 Juta Ton Beras 2026

7 Februari 2026

Return to Silent Hill Siap Guncang Bioskop Indonesia, Hadirkan Horor Psikologis yang Dalam

25 Januari 2026

Mantap! JPE Hancurkan Polwan 3-0 di Proliga 2026, Ini Kunci Kemenangan Menurut Pelatih dan Kapten

25 Januari 2026
Tentang Kami
Tentang Kami

RANAKITA adalah media massa digital terintegrasi yang memberikan informasi dan data yang bisa dipercaya untuk publik. Ranakita hadir membawa makna bagi masyarakat di tengah arus informasi digital yang begitu cepat dan masif.

Instagram YouTube TikTok
Terbaru

Tragedi Bunuh Diri Anak di NTT, Guru Besar UNAIR Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental Sejak Dini

7 Februari 2026

5 Tips Mendasar Jaga Kesehatan Tubuh agar Terhindar dari Penyakit

7 Februari 2026

Real Madrid Kembali Bidik Ibrahima Konaté untuk Perkuat Lini Belakang Musim Panas Ini

7 Februari 2026
Terpopuler

Klinik Asha IVF Jaladri RSPAL Surabaya Luncurkan Program Bayi Tabung Terjangkau

7 Februari 20260

Wuthering Heights (2026) Versi Emerald Fennell Bakal Tayang 11 Februari, Margot Robbie dan Jacob Elordi Jadi Sorotan

7 Februari 20260

Real Madrid Kembali Bidik Ibrahima Konaté untuk Perkuat Lini Belakang Musim Panas Ini

7 Februari 20260
  • Tentang
  • Kebijakan Privasi
  • Layanan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Disclaimer
  • Kontak
© 2026 RanaKita.ID

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.